Senin, 13 Oktober 2014

Jujur

Tulisan-tulisan yang ada di blog ini berasal dari beberapa hasil copy dari tulisan orang-orang, bukan mengenai plagiat tapi bener-bener copy. Maaf yah penulis tapi aku cantumkan kok, jadi tidak mengakui bahwa itu tulisanku. Yah aku tak mau mengakui kok, jelas-jelas bukan hasi karyaku. Ini hanya sebagai pengingatku, sebagai motivasiku, sebagai inspirasiku, aku sangat-sangat berterima kasih kepada engkau yang tulisannya kumasukkan dalam blog ini.
 Jadi teringat beberapa hari yang lalu mengikuti workshop kepenulisan yah intinya itu berkaryalah, jangan takut salah tidak apa-apa salah yang pastinya curang (red jujur), sepulang dari workshop tersebut eh buka email ada tulisan yang dikirimkan sama dosen di milis minat fisiologi (yah alhmdulillah diberi kesempatan bergabung dengan mereka para fisiologi) lah ini kemana yah, kembali ke inti bahwa jujurlah, ketika engkau mempublikasikan dan menjelaskan panjang lebar di depan umum namun data-data yang digunakan tidak asli, sesungguhnya ada Allah yang melihatmu, maka jujurlah dalam menulis. Beberapa tahun yang lalu menonton sebuah film barat entah judulnya apa hanya melihat sekilas dalam film itu menceritakan ada komunitas yang memiliki kreativitas yang sangat tinggi dalam berkarya membuat iklan di TV, hingga ada pihak PH tidak mau dikalahkan dengan karya-karyanya maka si PH ini membuat kasus kalau komunitas itu mengalami gangguan jiwa hingga dimasukkanlah ke RS Jiwa dan semua dalam satu kamar, mereka di dalam RS Jiwa ttersebut dipaksa oleh PH ini untuk membuat iklan yang bisa menarik penonton, apa yang membuat karya komunitas itu diterima oleh masyarakat karena mereka memegang prinsip buat iklan itu harus Jujur yah jujur mengenalkan seperti apa sebenarnya produk yang akan di promosikan tersebut. Yah jujur demikian juga perintah Allah untuk menganjurkan kita untuk jujur, seperti yang dimiliki oleh rasulullah. sudah dulu ah tulisan ngawur. aduh kayanya ngawur banget nich. aaah tutup mata maluuu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar